Lelah dengan Semua Usaha Puisi untuk Diri Sendiri Karya Muraz Riksi
Table of Contents
Rasanya semesta tidak berpihak, usaha bagaimana lagi yang harus ku perjuangkan. Begitu banyak langkah yang sudah kutempuh, tetap saja usahaku sia-sia. Apa benar proses tidak mengkhianati hasil? Rasanya proses yang telah kulakukan sudah sangat jauh dan selalu tumbang tanpa hasil. Melihat orang lain dengan pura-puranya berjuang tanpa ada proses panjang, langsung disambut oleh hasil yang melimpah. Berikut teks puisinya:
Lelah dengan Semua Usaha
Oleh Muraz Riksi
Keluhku hari ini adalah membenci diri sendiri
Seakan semesta tidak berpihak kepadaku
Bagaimanapun kuatnya aku berusaha
Tetap saja ditertawakan hasil yang tidak nyata
Mengeluh, mengutuk diri dan frustasi
Mungkin benar, banyak orang yang mengalaminya
Bahkan ada yang mengakhiri jalan hidupnya
Apakah aku kuat? Sekuat mereka yang ditampar kenyataan
Ataukah semesta hanya memilih orang-orang yang disukainya semata
Jika mengeluh seperti ini apakah tidak berdosa?
Bolehkah sekali saja aku merasakan hal yang sama seperti yang mereka terima
Atau aku akan tetap dikucilkan oleh dunia
Bagaimana tidak, aku hanya bisa mengeluh pada diri sendiri
Siapa yang bisa menyemangatiku?
Siapa yang seharusnya menopang tubuh lelahku?
Yang kudengar hanya cemooh dan diremehkan
Sakit, rasanya sangat sakit ketika diremehkan bahkan dibanding-bandingkan
Di dalam kepala seakan ada gunung merapi yang rasanya akan meletus
Menghanguskan segala mimpi yang pernah tumbuh
Seperti cita-cita yang sedang aku pupuk tapi hilang oleh asap merapi di dalam kepala ini
Bagaimana lagi aku harus berdiri
Jika kaki yang menopang tubuh telah lumpuh
Bagaimana aku harus berjuang
Jika tempatku berkeluh justru menjatuhkan
Tubuh ini tidak selalu kuat
Senyum ini tidak selalu ada
Air mata ini bisa tumpah
Aku butuh kehangatan, aku butuh pelukan, aku butuh dorongan
Agar ada tongkat untukku berdiri dan melangkahkan kaki ini...
Aceh, 10 Maret 2025
Baca Juga : Puisi, Cerpen dan Cerbung Muraz Riksi Lainnya
***
Demikian teks Puisi Kehidupan Tentang Diri Sendiri.
(Catatan Penutup)
Terima kasih telah berkunjung ke website Sampah Kata.
Salam kopi pahit...
Post a Comment